Jumat, 01 Mei 2015

TUGAS 6

1.  PERTUMBUHAN EKONOMI YANG TINGGI NEGARA DAPAT DIKATAKAN MAKMUR

          Kemakmuran suatu Negara dapat dilihat dari pendapatan nasional. Pendapatan nasional dipergunakan untuk menentukan laju tingkat perkembangan ekonomi , mengukur keberhasialan suatu Negara, dan membandingkan tingkat kesejahteraan rakyat. Untuk meng hitung pendapatan nasional dapat digunakan beberapa pendekatan yaitu GDP (gross domestic product), GNP (gross national product), dan NI (natiobal income). Selain itu juga ada pendapatan nasional perkapita yang merupakan hasil bagi GDP dan GNP dengan jumlah penduduk , pendapatan nasional perkapita ini digunakan sebagai indicator akhir dalam melihat kemajuan suatu Negara.
          Kemiskinan merupakan salah satu faktor yang harus dilihat, apakah tingkat kemiskinan pada Negara tersebut tinggi atau rendah ?. karena jika banyaknya jumlah orang miskin di bandingkan dengan orang kaya , maka dapat di pastikan Negara tersebut belum makmur . untuk itu perlu diadakannya pemerataan di dalam suatu Negara . beberapa ahli mengemukakan ada beberapa kriteria garis kemisikinan yaitu konsumsi beras perkapita , tingkat ekuivalen beras perorang, kebutuhan gizi minimum seseorang, pendapatan minimum perkapita, pengeluaran perkapita.
          Selain itu yang perlu dilihat adalah angka pengangguran , angka pengangguran yang tinggi memperlihat kan sedikitnya kualitas SDM suatu Negara untuk membangun perekonomian suatu Negara dan begitu pula sebaliknya. Ada beberapa jenis pengangguran berdasarkan usia kerja yaitu pengangguran diluar usia kerja dan pengangguran usia kerja Pengangguran juga menyebabkan beban kepada tenaga kerja produktif semakin berat, disamping itu secara social tingkat pengangguran yang tinggi mempengaruhi angka kriminalitas di dalam Negara tersebut. Secara umum tidak ada satupun Negara yang berhasil membebaskan negaranya 100% dari pengangguran , namun suatu Negara yang makmur , adalah Negara yg dapat menyisakan pengangguran hanya untuk mereka yang memang terpaksa atau belum dapat bekerja.
Selain pendapatan nasional, kemiskinan dan pengangguran, ada faktor-faktor lain yang mengukur kemakmuran dan kesejahteraan suatu Negara yakni jumlah penduduk, kualitas pendidikan, pemukiman , kesehatan dan keamanan.
          Sehingga dapat di simpulkan bahwa kemakmuran suatu Negara dapat dilihat dari pendapatan nasional yang diterima Negara , akan tetapi pendapatan nasional yang besar belum menentukan kemakmuran suatu Negara tanpa melihat kondisi ekonomi masyarakat atau penduduk Negara tersebut. Karena suatu Negara dapat dikatakan makmur apabila dapat mengatasi masalah ekonomi Negara dan masyarakatnya yang berhubungan dengan pendapatan nasional, kemiskinan, serta penggangguran.

2.  PERTUMBUHAN PENDUDUK MENJADI MASALAH DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI DI NEGARA BERKEMBANG

- : Kemiskinan
Kemiskinan merupakan perwujudan keadaan serta kekurangan. Setiap negara memilik ukuran batas kemiskinan yang berbeda dengan negara lain. Pemerintah Indonesia memberikan perhatian serius dalam menanggulangi masalah kemiskinan yang dialami masyarakat. Dari tahun ke tahun pemerintah terus berupaya menurunkan jumlah dan persentase penduduk miskin dengan berbagai cara, antara lain subsidi silang. Subsidi silang yang dilakukan pemerintah yaitu dengan menetapkan harga BBM untuk minyak tanah lebih rendah daripada bensin. Subsidi untuk bensin  sedikit demi sedikit dikurangi dan nantinya dihilangkan sama sekali. Subsidi untuk minyak tanah masih dipertahankan agar masyarakat berpenghasilan rendah mampu membeli minyak tanah.
 - :  Keterbelakangan
Masalah keterbelakangan sangat berhubungan dengan masalah kualitas sumber daya manusia. Disamping itu, masalah keterlebakangan sangat erat hubungannya dengan rendahnya tingkat kemajuan dan pelayanan kesehatan, kurang terpeliharanya fasilatas-fasilitas umum, dan rendahnya disiplin masyarakat.
Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, pemerintahan Indonesia berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, misalnya dengan meningkatkan mutu pendidikan nasional. Persentase alokasi dana untuk pendidikan pada anggaran APBN setiap tahunnya ditingkatkan. Hal ini dimaksudkan untuk membantu sekolah yang kekurangan sarana dan prasarana belajar, seperti gedung sekolah yang rusak, buku-buku pelajaran yang kurang dan murid-murid yang memerlukan bantuan biaya sekolah.
 - :  Pengangguran
Masalah lain yang dihadapi negara berkembang dalam pembangunan ekonomi adalah masalah keterbatasan lapangan pekerjaan. Masalah pengangguran  timbul karena ada ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia. Hal ini biasa terjadi karena negara yang bersangkutan sedang mengalami masa transisi perubahan struktur ekonomi dari negara agraris menjadi negara industry. Akibatnya angkatan
 kerja yang tersedia berada di sector agraris, sedangkan lapangan pekerjaan yang tersedia menuntut keahlian di sector industry.
Negara berkembang memiliki pertumbuhan penduduk lebih cepat daripada pertumbuhan kesempatan kerja. Untuk mengatasi masalah pengangguran, pemerintahan melakukan pelatihan kerja sehingga tenaga kerja memiliki keahlian sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia. Pelatihan kerja biasanya diselenggarakan oleh balai latihan kerja (BLK). Melalui program ini  diharapkan peserta pelatihan dapat mengembangkan bakat dan keahlian untuk bekerja atau bahkan membuka usaha sendiri.
 - :  Kekurangan Modal
Kekurangan modal adalah satu cirri setiap negara yang sedang mengalami proses pembangunan ekonomi. Kekurangan modal tidak hanya menghambat percepatan pembangunan, tetapi juga  menyebabkan kesukaran negara tersebut keluar dari kemiskinan.
Perkembangan zaman dan modernisasi perekonomian memerlukan modal yang besar. Negara berkembang mengalami kesulitan yang sama, yaitu kekurangan modal. Hal ini disebabkan tingkat tabungan dan tingkat pembentukan modal yang rendah.
Untuk mengatasi kekurangan modal, pemerintah menarik investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Misalnya BUMN menawarkan saham kepada investor agar bersedia bekerjasama. Dengan meningkatkan investasi, diharapkan tabungan permintahan juga meningkat. Jika tabungan pemerintah meningkat, modal yang dikumpulkan pun akan lebih banyak.
 - : Ketidakmerataan hasil pembangunan
Masalah lain yang dihadapi negara berkembang adalah melaksanakan pembangunan ekonomi adalah masalah pemerataan pendapatan. Contohnya di Indonesia, perekonomian terkonsentrasi di kota-kota besar, terutama di pulau jawa. Sementara itu, dilihat dari hak penguasaan sector industry, perekonomian didominasi oleh kurang lebih 200 konglomerat. Hal ini disebabkan sistem perekonomian yang terlau terpusat kepada negara sehingga potensi daerah kurang diperhatikan.
Melalui perubahan sistem perundang-undangan pemerintah Indonesia mulai memperbaiki sistem perekonomian negara. Sistem perundang-undangan yang memihak praktik monopoli mulai dihapus. Di samping itu, untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, diberlakukan undang-undang otonomi daerah. Daerah diberi kebebasan untuk mengembangkan potensi dan pemerintah pusat tidak lagi terlalu campur tangan dalam urusan rumah tangga pemerintah  daerah.
 
3.  SIFAT-SIFAT PERTUMBUHAN EKONOMI & FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
 
 Beberapa factor penting yang dianggap berpengaruh cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi suatu Negara diantaranya adalah:

  • Tanah Dan Kekayaan Alam
Factor Tanah dan kekayaan alam merupakan factor yang dapat dengan mudah digunakan untuk mengembangkan perekonomian suatu Negara. Negara dengan kekayaan alam yang tinggi dan memiliki nilai ekonomi tinggi akan lebih mudah mengembangan perekonomiannya dibanding dengan Negara yang kurang memeiliki kekayaan alam.
Sumber alam atau kekayaan alam dapat menarik investor untuk membangun sejumlah industri.  Nilai ekonomi dari kegiatan produksi pengolahan kekayaan alam ini dapat menjadi basis pengembangan perekonomian jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi beberapa Negara Asian dimulai dari sector pertambangan minyak bumi.
Namun demikian, perkembangan ekonomi suatu Negara tidaklah berarti sangat bergantung pada factor tanah dan kekayaan alam.  Beberapa Negara justru apat berkembang perekonomiannya bukan dari sector pertambangannya. Negara Jepang dan Belanda merupakan contoh Negara yang dapat tumbuh walaupun tidak memiliki kekayaan alam yang cukup namun dapat berkembang dengan pesat.
  • Mutu Tenaga Kerja Dan Penduduk
Mutu tenaga kerja dan masyarakat suatu Negara merupakan salah satu factor penting yang mempengaruhi lau pertumbuhan ekonomi suatu Negara. Ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh tenaga kerja dan penduduk akam mampu meningkatkan produktivitas  yang tinggi. Tingkat produksi akan bertambah tinggi.
Selain itu, Jumlah penduduk  juga akan mempengaruhi cakupan pangsa pasar menjadi lebih luas. Jumlah penduduk yang lebih banyak akan mendorong meningkatkan sisi permintaan. Peningkatan sisi penawaran akan mendorong pengusaha untuk meningkatkan produksinya.
Dengan demikian peningkatan mutu tenaga kerja dan jumlah penduduk akan menciptakan dorongan terhadap pertambahan produksi nasional dan tingkat kegiatan ekonomi.
  • Barang Modal Dan Tingkat Teknologi
Barang modal menjadi penting dalam perkembangan ekonomi karena dengan barang modalah sebagian produk dari berbagai industry  dihasilkan. Barang modal dapat mempertinggi efisiensi pertumbuhan ekonomi. Jumlah barang modal akan menentukan jumlah produk yang akan dihasilkan.  Semakin bertambah barang modal semakin tinggi produksi yang dihasilkan dalam  suatu perekonomian
Selain itu, Kemajuan teknologi juga memberikan peran yang sangat penting dalam memproduksi barang atau produk  secara efisien. Sejumlah Negara dapat meningkatkan perekonomiannya terutama disebabkan oleh kemajuan teknologinya.  Teknologi memberikan beberapa pengaruh positif  yang dapat mempercepat pertumbuhan  ekonomi suatu Negara. Teknologi mampu mempertinggi efisiensi suatu produksi, mampu menciptakan barang modal baru, dan mampu menghasilkan barang dengan mutu tinggi yang bernilai ekonomi tinggi.
  • Sistem Sosial Dan Sikap Masyarakat
Dibeberapa Negara berkembang, system social dan sikap masyarakat menjadi penghambat perkembangan ekonomi yang cukup serius. Beberapa Kebiasaan atau adat istiadat yang secara tradisional dianut oleh masyarakatnya menolak untuk menggunakan cara atau alat produksi yang lebih produktif dan efisien. Masyarakat lebih menyukai menggunakan peralatan yang tidak produktif atau tidak efisien. Pada masyarakat demikian akan sulit untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Namun demikian, beberapa Negara memiliki masyarakat dengan sikap yang dapat memberikan dorongan yang kuat terhadap pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi akan lebih cepat Pada Masyarakat yang memiliki sikap hemat, dan menabungkan uangnya untuk investasi. Diketahui bahwa investasi memiliki korelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi.
 
 
 
 
 
 
SUMBER : http://negaraberkembangdanmaju.blogspot.com/2013/02/v-behaviorurldefaultvmlo.html 
              http://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-makro/faktor-yang-mempengaruhi-pertumbuhan-ekonomi/


Selasa, 21 April 2015

TUGAS 5

PELAKU EKONOMI MIKRO
1. RUMAH TANGGA KELUARGA.
Dalam literatur kelompok pelaku ekonomi biasa disebut sebagai household dan dapat berupa organisasi keluarga atau dapat pula berupa orang perorangan. orang perorangan kita anggap sebagai rumah tangga keluarga bereanggota tunggal. Kegiatan - kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh rumah tangga keluarga pada pokoknya meliputi:
1. Menjual atau menyewakan sumber-sumber daya yang mereka miliki dengan mendapatkan pendapatan yang dapat berupa upah, gaji, sewa, bunga atau laba sebagai hasil penjualan atau hasil persewaan sumber-sumber daya mereka.
2. membayar pajak, membeli dan mengkonsumsi barang-barang dan jasa-jasa pribadi yang dihasilkan oleh rumah-rumah tangga perusahaan.
3. memanfaati jasa pemakaian barang-barang dan jasa-jasa publik yang disediakan oleh pemerintah.


2. RUMAH TANGGA PERUSAHAAN.
Pelaku-pelaku ekonomi yang tergolong dalam kategori ini mempunya bentuk yuridis yang bermacam macam. ada yang berbentuk perseroan terbatas persekutuan komanditer, persekutuan dengan firma, perusahaan perseorangan, perusahaan negara, koperasi dan sebagainya. Rumah - rumah tangga perusahaan, yang dengan singkat kita sebut juga produsen, perusahaan atau badan usaha melaksanakan kegiatan-kegiatan ekonomi yang pada dasarnya adalah seperti dibawah ini :
1. membeli sumber-sumber daya dan rumah-rumah tangga keluarga dan rumah tangga pemerintah,

2. membayar pajak,

3. memanfaati barang-barang dan jasa-jasa publik yang disediakan oleh pemerintah,

4. menggunakan sumber-sumber daya seperti dimaksudkan di atas untuk menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa, dan

5. menjual barang-barang dan jasa-jasa yang mereka hasilkan, kepada rumah-rumah tangga keluarga, rumah tangga pemerintah, dan juga kepada sesama rumah tangga perusahaan.


3. RUMAH TANGGA PEMERINTAH.
Pelaku ekonomi ini, yang biasa hanya disebut pemerintah, menjalankan macam kegiatan ekonomi seperti berikut :


1. membeli sumber-sumber daya, (untuk sistem perekonomian kita terutama sumber daya manusia), barang-barang dan jasa-jasa dan rumah-rumah tangga keluarga dan rumah-rumah tangga perusahaan,

2. dengan sumber-sumber daya, barang-barang dan jasa-jasa yang dibelinya, rumah tangga pemerintah menghasilkan serta menya jikan jasa barang-barang publik untuk dapat dimanfaati oleh rumah-rumah tangga keluarga dan rumah-rumah tangga perusahaan,

3. memungut pajak dan rumah-rumah tangga keluarga dan rumah rumah tangga perusahaan dengan maksud antara lain untuk membiayai pembelian barang-barang, jasa-jasa serta sumber-sumber daya yang diperlukan seperti yang dimaksudkan pada butir ke 1 di atas,

4. bertindak sebagai pengatur perekonomian, pemerintah berkewajiban.

(a) mengusahakan pembagian pendapatan nasional yang adil.
(b) mengusahakan tingkat pendapatan nasional dan tingkat kesempatan kerja yang tinggi.
(c) mengusahakan tingkat harga yang relatif stabil.
(d) mengusahakan pertumbuhan ekonomi yang memadai.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik mengenai hubungan - hubungan ekonomi di antara ketiga pelaku ekonomi tersebut, kegiatan - kegiatan ekonomi seperti disebutkan di atas kita ikhtisarkan dalam bentuk lingkaran aliran aktivitas ekonomi yang biasa juga disebut circular flow diagram.

PEREKONOMIAN PALING BAIK UNTUK NEGARA INDONESIA

Sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi di mana kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi dilakukan oleh pihak swasta. Pada sistem ekonomi pasar, pemerintah hanya mengawasi dan melakukan kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan penyelenggaraan negara. Sistem ekonomi pasar sesuai dengan ajaran yang dikemukakan oleh Adam Smith. Dalam bukunya Adam Smith menganjurkan agar kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Masyarakat menentukan jenis kegiatan apa yang akan dilakukan untuk mencapai kemakmuran. Jika setiap individu makmur, maka negarapun akan makmur. Dalam ekonomi pasar pihak swasta menguasai alat-alat produksi, akibatnya pemilikan tidak terbatas. Setiap individu berusaha meningkatkan keterampilan dan kemampuannya untuk menguasai sector ekonomi, sehingga timbullah persaingan untuk maju.

Pada sistem ekonomi para pemerintah bertugas membuat peraturan dan mengawasi pelaksanaannya. Kegiatan ekonomi pemerintah hanya berhubungan dengan penyelenggaraan negara saja. Sistem ekonomi pasar juga disebut ekonomi pertukaran bebas (free exchange economy)

Ciri-ciri sistem ekonomi pasar (liberal)
1.      Setiap individu bebas memiliki barang dan alat-alat produksi.
2.      Kegiatan ekonomi di semua bidang dilakukan oleh masyarakat (swasta)
3.      Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.
4.      Modal memegang peranan penting dalam kegiatan ekonomi.
5.      Setiap orang diberi kebebasan dalam hal pemakaian barang dan jasa.
6.      Kegiatan produksi dilakukan dengan tujuan mencari laba, bahkan semua kegiatan ekonomi didorong oleh prinsip bola.
7.      Terjadinya persaingan bebas antara pengusaha.

Kebaikan sistem ekonomi pasar (liberal)
a.       Adanya persaingan mendorong masing-masing individu berusaha untuk maju dan bertindak secara efisien.
b.      Masing-masing ornag bebas untuk memilih pekerjaan yang ia sukai sesuai dengan bakatnya.
c.       Produksi didasarkan atas kebutuhan masyarakat.
d.      Adanya persaingan bebas, produsen cenderung untuk meningkatkan kualitas hasil produksi.
e.       Kemungkinan pendapatan dapat ditingkatkan melalui usaha memaksimalkan keuntungan.
f.       Pengembangan usaha yang dilakukan produsen dalam memaksimalkan keuntungan memungkinkan dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak.

Jumat, 17 April 2015

TUGAS 4

INFLASI
1. Inflasi adalah meningkatnya harga-harga umum secara terus menerus, kenaikan harga terus berlangsung
dalam waktu lama yang terjadi hampir diseluruh barang dan jasa. hal ini disebut dengan inflasi jika terjadi kenaikan harga satu atau dua hari saja terhadap salah satu jenis barang hal ini tidak dapat dikatakan inflasi.

Contohnya : Nilai uang yang dipegang seseorang menjadi turun misalnya tadinya Rp 1.000,00 untuk bisa                          naik angkot, setelah inflasi harga tarif angkot naik menjadi Rp 2.000,00 , karena kenaikan                            harga bensin.

2. Akibat Inflasi Dalam Suatu Perekonomian
  • Akibat Buruk Terhadap Perekonomian -> Sebagian ahli ekonomi berpendapat bahwa inflasi yang sangat lambat berlakunya dipandang sebagai stimulator bagi pertumbuhan ekonomi, kenaikkan harga tersebut tidak secepatnya diikuti oleh kenaikkan upah pekerja, sehingga keuntungan akan bertambah. Pertambahan keuntungan akan menggalakan investasi dimasa datang dan ini akan mewujudkan percepatan dalam pertumbuhan ekonomi. Tetapi apabila inflasi menjadi lebih serius keadaannya, perekonomian tidak akan berkembang seperti yang diinginkan. Pengalaman beberapa negara yang telah mengalami inflasi hiper menunjukan bahwa inflasi yang buruk akan mengakibatkan ketidakstablian sosial dan poltik, dan tidak mewujudkan pertumbuhan ekonomi. Terlebih dahulu ekonomi harus distabilkan harga-harga, sebelum pertumbuhan ekonomi yang tangguh dapat diwujudkan.
  • Akibat positif     -> Apabila inflasi itu ringan justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja menabung dan mengadakan investasi.
          Bagi orang yang meminjam uang dari bank (debitur), inflasi menguntungkan karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam, sebaliknya kreditur pada pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.

3. 5 Faktor investasi yang berpengaruh dalam perekonomian suatu negara :
  1. Suku Bunga, merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi karena sebagian besar investasinya biasanya dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akan melakukan investasi.
  2. Kondisi Sarana dan Prasarana, pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dan lain-lain. Sarana dan prasarana transportasi.
  3. Kualitas Sumberdaya Manusia, manusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting, sebabnya adalah teknologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern. Teknologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.
  4. Peraturan dan Undang-undang Ketenagakerjaan, peraturan undang-undang ketenagakerjaan ini antara lain menyangkut peraturan tentang pemutusan hubungan kerja (PHK), upah minimum, kontrak kerja dan lain-lain.
  5. Stabilitas Politik dan Keamanan, Stabilitas politik dan keamanan penting bagi investor karena akan menjamin kelangsungan investasinya untuk jangka panjang.

Jumat, 10 April 2015

TUGAS 3

1. A.) Kemiskinan adalah pada hakikatya menunjuk pada situasi kesengsaraan dan ketidakberdayaan yang dialami seseorang, baik akibat ketidakmampuan memenuhi kebutuhan hidup, maupun akibat ketidakmampuan negara atau masyarakat memberikan perlindungan sosial kepada warganya.
   B.) Garis kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhi untuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara.

2.    Penyebab kemiskinan:
  • Individual atau patalogis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku pilihan atau kemampuan dari si miskin.
  • Penyebab keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga.
  • Penyebab sub-budaya, yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar.
  • Penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi oranglain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi.
  • Penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial. 
Dampak dari kemiskinan terhadap masyarakat umumnya begitu banyak dan kompleks, diantaranya :
1.Pengangguran.
 Dengan banyaknya pengangguran berarti banyak masyarakat tidak memiliki  penghasilan karena tidak bekerja. Karena tidak bekerja dan tidak memiliki  penghasilan mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya. Secara otomatis pengangguran telah menurunkan daya saing dan beli masyarakat. Sehingga, akan memberikan dampak secara langsung terhadap tingkat  pendapatan, nutrisi, dan tingkat pengeluaran rata-rata.
2. Kekerasan.
 Kekerasan-kekerasan yang marak terjadi akhir-akhir ini merupakan efek dari  pengangguran. Karena seseorang tidak mampu lagi mencari nafkah melalui jalan yang benar dan halal. Ketika tak ada lagi jaminan bagi seseorang dapat bertahan dan menjaga keberlangsungan hidupnya maka jalan pintas pun dilakukan. Misalnya, merampok, menodong, mencuri, atau menipu. belakangan banyak oknum-oknum yang menggunakan modus penipuan melalui sms.
3. Pendidikan
Tingkat putus sekolah yang tinggi merupakan fenomena yang terjadi dewasa ini. Mahalnya biaya pendidikan membuat masyarakat miskin tidak dapat lagi menjangkau dunia sekolah atau pendidikan. Karena untuk makan satu kali sehari saja mereka sudah kesulitan. Kondisi seperti ini membuat masyarakat miskin semakin terpuruk lebih dalam. Tingginya tingkat putus sekola berdampak pada rendahya tingkat pendidikan seseorang. Dengan begitu akan mengurangi kesempatan seseorang mendapatkan  pekerjaan yang lebih layak. Ini akan menyebabkan bertambahnya pengangguran akibat tidak mampu bersaing di era globalisasi yang menuntut keterampilan di segala bidang
4. Kesehatan
Seperti kita ketahui, biaya pengobatan sekarang sangat mahal. Hampir setiap klinik pengobatan apalagi rumah sakit swasta besar menerapkan tarif atau ongkos  pengobatanyang biayanya melangit. Sehingga, biayanya tak terjangkau oleh kalangan miskin.

3.  Cara untuk mengatasi kemiskinan yang terjadi di negara Indonesia :
  1. Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada rumah tangga sangat miskin dan bagi anggota keluarga diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
  2. Memberikan lapangan pekerjaan
  3. Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
    BOS adalah program pemerintah untuk peneyediaan pendanaan biaya non  personalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah pertama sebagai wujud pelaksanaan program wajib belajar 9 tahun. BOS diprioritaskan untuk biaya operasional nonpersonal, meskipun dimungkinkan untuk membiayai beberapa kegiatan lain yang tergolong dalam biaya personil dan biaya investasi. Tujuan umum program BOS untuk meringkan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar Sembilan tahun yang bermutu. Sasaran program BOS adalah semua siswa (peserta didik) di jenjang Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs), termasuk Sekolah Menengah Terbuka (SMPT) dan Pusat Kegiataan Belajar Mandiri (PKBM) yang diselenggarakan masyarakat, baik negeri maupun swasta di seluruh provinsi di Indonesia.

    4. Program Bantuan Siswa Miskin (BSM)
    Meskipun BOS diharapkan dapat meniingkatkan jumlah keikutserataan  peserta didik, tapi faktanya, masih tetap saja ada siswa yang putus sekolah dan tidak melanjutkan. Penyebabnya, para orangtua kesulitan memnuhi kebutuhan pendidikan seperti baju, seragam, buku tulis dan buku cetak, sepatu, biaya transportasi, dan biaya lain-lain yang tidak ditanggung oleh dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Kebijakan Bantuan Siswa Miskin (BSM) bertujuan agar siswa dari kalangan tidak mampu dapat terus melanjutkan pendidikan sekolah. Program ini bersifat bantuan bukan beasiswa, karena jika beasiswa bukan  berdasrkan kemiskinan melainkan prestasi. Dana sebesar Rp.360.000 per tahun diberikan kepada siswa tingkat SD, dipergunakan untuk keperluan sekolah, seperti pembelian buku pelajaran,
     
    seragam sekolah, alat-alat olahraga dan keterampilan, pembayaran transportasi ke sekolah, serta keperluan lain yang berkaitan dengan proses  pembelajaran di sekolah.

    5. Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS)
    Jamkesmas adalah program bantuan sosial untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan hampir miskin. Tujuan Jamkesmas adalah meningkatkan akses terhadap masyarakat miskin dan hampir miskin agar dapat memperoleh pelayanan kesehatan. Pada saat ini Jamkesmas melayani 76,4 juta jiwa.

    6. Program Beras Untuk Keluarga Miskin (RASKIN)
    Raskin merupakan subsisdi pangan yang diperuntukkan bagi ke;uarga miskin sebagai upaya dari pemerintah untuk meningkatkan ketahanan  pangan dan memberikan perlindungan pada keluarga miskin. Pendistribusian beras ini diharapkan mampu menjangkau keluarga miskin dimana masing-masing keluarga akan menerima beras minimal 10 kg/KK tiap bulan dan maksimal 20 kg/KK tiap bulan dengan harga bersih Rp.1000/kg di titik-titik distribusi. Keberhasilan program Raskin diukur  berdasarkan tingkat pencapaian indikator 6T, yaitu : tepat sasaran, tepat  jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat kualitas dan tepat administrasi.

Selasa, 24 Maret 2015

TUGAS 2

Mengapa saya memilih jurusan akuntansi?
Saya memilih Fakultas Ekonomi jurusan akuntansi karna semasa saya masih bersekolah di tingkat SMA jurusan IPS, dengan sendirinya rasa ketertarikan dengan pelajaran akuntansi mulai tumbuh karna pengajar di SMA saya sangat menarik dalam memberi pengajaran terhadap anak didiknya. Sehingga menimbulkan motivasi para anak didiknya untuk terus semangat belajar akuntansi. saya memilih akuntansi di universitas Gunadarma karna fakultas ekonomi jurusan akuntansi di Universitas Gunadarma terakreditasi "A" dan Universitas Gunadarma juga termasuk kedalam 10 besar universitas terbaik se-Indonesia dan universitas swasta terbaik pertama di Indonesia.
Saya memilih jurusan akuntansi karna seorang akuntan itu pasti paling banyak dicari oleh perusahaan sehingga lulusan akuntansi lebih besar peluang dalam masuk kerja.

Rabu, 14 Januari 2015

TUGAS PENGANTAR BISNIS 4

Bisnis apa yang cocok untuk segala kondisi?
 
Menurut saya bisnis yang cocok untuk segala kondisi pada saat ini adalah makanan, terlebih  makan adalah kepentingan nomor satu, setiap hari manusia harus makan. Ini adalah peluang usaha yang perlu diperhatikan oleh para pengusaha. Usaha bisnis ini memang boleh dibilang sebagai usaha bisnis nomor satu yang paling banyak dikembangkan orang. Mengapa bisnis makanan hampir dibilang sebagai bisnis nomor satu yang banyak dilakukan orang? faktor salah satunya karena memang jumlah penduduk yang cukup besar, dan makanan merupakan kebutuhan primer manusia yang harus dipenuhi terlebih dahulu dibandingkan dengan jenis kebutuhan lainnya.

Apa yang menjadi kunci kesuksesan mengembangkan usaha bisnis makanan?

Ada dua unsur penting yang menjadi syarat bertahannya usaha tersebut. Jika ke dua syarat itu bisa dipertahankan, maka bisnis yang satu ini sangat tepat untuk dikembangkan. Syarat yang pertama adalah syarat cita rasa. Soal makanan mayoritas orang sangat butuh rasa enak. Jika makanan yang dijual rasanya enak, maka percayalah usaha tersebut akan laris manis. Karena Rasa itu adalah harapan alami seseorang saat menikmati suatu makanan. Jika punya cita rasa yang berkualitas, maka jualan produk bisnis kita pasti akan dicari orang, meski dari luar daerah yang jauh.
Syarat kedua yang harus diperhatikan adalah harga. Harga yang terjangkau dan rasa berkualitas adalah kunci sukses usaha makanan yang di kelola. Buat yang ingin membuka usaha makanan dan belum mendapatkan resep yang cocok dengan usaha makanan yang sedang trend saat ini, Kita bisa mendapatkan referensi aneka resep kelas restoran dari internet atau dari buku resep makanan.
Selain kedua syarat tersebut kita sebagai pegelola juga harus pintar memilih jenis makanan yang akan kita jual, update info tentang harga harga dipasaran juga perlu kita perhatika, terlebih akhir akhir ini banyak barang pokok berupa bumbu bumbu yang merupakan aspek pentin untung makanan sedang mengalami kenaikan harga yang cukup drastic dan itu sangat berpengaruh tentunya untuk hidangan yang akan kita jual.
Oleh karena memperhatikan masalah tersebut untuk saat ini menurut saya bisnis yang cocoknya adalah makanan ringan, dan makanan yang ringan yang saya pilih untuk memulai bisnisnya adalah “Kripik kentang dengan aneka rasa”. Produk ini cukup fleksibel dan dapat dinikmati oleh segala usia karena banyak pilihan rasa yang nantinya dapat konsumen pilih sesuai selera masing masing, mulai dari rasa yang manis, asin, pedas, hingga adanya farian rasa seperti rasa buah buahan, hidangan lauk pauk seperti BBQ, rending, jagung bakar dan sebagainya.
Produk ini cukup menjanjikan dan produsen juga dapat mengatur dengan pintar sesuai harga barang yang ada dipasar, seperti pada saat ini harga cabai sebagai bahan pokok untuk rasa pedas sedang mengalami kenaikan secara signifikan maka produsen dapat mengurasi produksi untuk yang rasa pedas demi menstabilkan pendapatan.
Produk ini juga dapat menjadi fleksibel pada saat penjualannya karena konsumen tidak harus dating ketoko untuk membelinya tetapi juga disediakan cara penjualan secara online yang dapat memudahkan produk tersebut terjual.

Selasa, 25 November 2014

TUGAS PENGANTAR BISNIS 3

Sekarang, banyak sekali masyarakat Indonesia yang menjual produk-produk asli dari luar negeri. Mulai dari kebutuhan pokok, seperti makanan, minuman, pakaian bahkan sampai gadget yang sekarang telah menjadi keperluan setiap orang. Mengapa ? Karena banyaknya peminat  produk luar di Indonesia. Tentu hal ini menjadi sasaran para produsen atau penjual di Indonesia, dimana mereka memenuhi permintaan konsumen dan mendapatkan laba yang besar. Masyarakat Indonesia lebih memilih untuk menggunakan produk luar negeri karena banyak sekali orang-orang yang beranggapan bahwa produk luar negeri jauh lebih baik kualitasnya daripada produk lokal. Sebenarnya, produk lokal pun sebenarnya bisa bersaing dengan produk luar, tentu dengan
kualitas yang tak kalah.
Sudah sangat jelas terlihat bahwa sebagian besar produk di Indonesia adalah produk luar negeri, karena produk luar negeri sangat mudah untuk masuk ke dalam negeri.
contoh : buah. Indonesia sangat kaya dalam hal ini. Namun dapat dilihat bahwa buah-buah di Indonesia lebih banyak buah impor dibandingkan buah lokal. Sedangkan, ternyata buah lokal sangat sulit untuk di ekspor ke luar negeri.Dan bahkan kebanyakan konsumen Indonesia lebih memilih buah import dan lagi-lagi berkaitan dengan kualitas dan rasanya.

Produk luar negeri yang masuk ke Indonesia memiliki kekurangan dan kelebihannya tersendiri.
kekurangannya ialah dengan masuknya produk luar, masyarakat Indonesia lebih memilih produk luar dibandingkan produk luar negeri, dan harga produk luar lebih mahal dibandingkan dengan produk lokal, karena produk telah dikenakan pajak, dll.

kelebihannya ialah terciptanya tali persahabatan antar negara, serta kebanyakan produk luar negeri memiliki kualitas produk yang terjamin

bagaimana caranya agar produk lokal tidak kalah bersaing dengan produk luar negeri?

  • Menghentkan anggapan bahwa produk luar memiliki kualitas yang lebih baik, karena tidak semua barang lokal memiliki kualitas yang buruk.
  • Menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap produk lokal.
  • sebisa mungkin memilih untuk menggunakan produk lokal.